VIX

Monday, August 31, 2009

DUO BRASIL HANCURKAN ROMA

Web Hosting


Diego menginspirasi Juventus menciptakan langkah sempurna dengan mengalahkan AS Roma 3-1
Diego menegaskan kehadirannya sebagai salah satu calon bintang di Italia setelah mencetak dua gol brilian, sementara itu Felipe Melo membuat gol dalam debutnya saat Juventus mempecundangi AS Roma 3-1 di Olimpico dalam sebuah pertandingan seru yang diwarnai dua tendangan membentur gawang.

Jelang laga bergengsi ini, kedua tim memiliki tekanan yang sama. Kemenangan meyakinkan Inter 4-0 di Milan Derby sehari sebelumnya membuat Juventus harus membutktikan diri sebagai salah satu kandidat juara sedangkan Roma membutuhkan hasil positif karena kalah di Genoa pekan lalu.

Giallorosso tampil bukan dalam kondisi terbaik karena tidak diperkuat Cicinho, Alexander Doni, Marco Andreolli, Matteo Brighi dan Stefano Chuka Okaka. Francesco Totti memimpin tim dengan dukungan dari Jeremy Menez dan Simone Perrotta dalam sebuah skema 4-3-2-1. Julio Sergio mengawal gawang menggantikan Artur yang sering melakukan blunder.

Juventus sendiri tidak diperkuat Mohamed Sissoko, Jonathan Zebina, dan Hasan Salihamidzic. Felipe Melo melakukan debutnya setelah hijrah dari Fiorentina, sementara itu Amauri dan Vincenzo Iaquinta berduet di lini depan. Hal ini memaksa Alessandro Del Piero dan David Trezeguet menghangatkan bangku cadangan.

Kedua tim terlihat sama kuat di awal pertandingan. Juve adalah tim yang pertama mampu mengancam gawang lawan saat Iaquinta menyusuri sayap kiri dan mengirimkan sebuah umpan, tetapi Amauri gagal menjangkaunya.

Juventus tampak berbahaya di udara dan hampir membuka kemenangan pada menit 21 saat sebuah tendangan bebas dari sektor kiri disundul oleh Tiago namun mampu diselamatkan






Julio Sergio dengan gemilang.
Gol yang dinanti akhirnya lahir pada menit 24 saat Diego mencetak gol perdananya di Italia setelah melakukan sebuah akselerasi dari lini tengah. Pemain Brasil itu mampu mencuri bola dari Marco Cassetti dan menggiring bola melewati John Arne Riise sebelum menceploskan bola ke gawang Julio Sergio dengan kaki bagian luar.

Juventus kemudian menguasai pertandingan, tetapi malah AS Roma yang berpesta menyambut gol kejutan yang tercipta dalam sebuah situasi sulit. David Pizarro mengambil cepat tendangan bebas dengan mengirimkan umpan pendek ke Daniele De Rossi yang langsung melepaskan tendangan jarak jauh ke arah gawang Buffon dan gol istimewa kontan tercipta.

Juventus bereaksi dan hampir saja mampu mengembalikan kekuasaan tiga menit sebelum pertandingan babak pertama usai saat sebuah tendangan Amauri yang memanfaatkan umpan Diego bisa melewati Julio Sergio, tetapi bola mencium mistar gawang.

Tuan rumah pun sempat mengancam sebelum turun minum saat Menez menciptakan peluang bagi Totti, tetapi Buffon menunjukkan kelasnya dengan menciptakan sebuah penyelamatan gemilang.

Pada paruh kedua, Roma memasukkan Max Tonetto menggantikan Taddei, tetapi Juventus yang terus menciptakan peluang hingga menit ke-67 saat mantan bintang Werder Bremen, Diego sukses mengecoh Philippe Mexes dan membobol gawang Julio Sergio untuk keduakalinya.

Roma mencoba bangkit dengan memasukkan Mirco Vucinic tetapi serangan mereka selalu gagal termasuk sundulan Vucinic yang masih menyamping.

Tiago dua kali gagal menyempurnakan dua kesempatan emas saat Si Nyonya Tua berusaha menghabisi lawannya, tetapi Roma tetap terlihat berbahaya dan sebuah tendangan Totti hampir menyamakan kedudukan jika tidak menerpa mistar.

Juventus akhirnya mampu menegaskan kemenangan setelah Felipe Mello mencetak gol dengan kaki kiri dari jarak jauh pada masa injury time.

Juve dengan gemilang meraup enam angka dari dua pertandingan awal dan memberi peringatan dini pada kontestan lain bahwa mereka siap meraih Scudetto. Sedangkan AS Roma masih berusaha menemukan permainan terbaik mereka.
Sumber : http://m.goal.com
JUVE NU AING...
JUVE IS THE BEST

1 comment:

  1. Diego emang top..
    harusnya dia dibandrol 3x lipat dari si arogan cr7

    ReplyDelete